Sabtu, 13 September 2014

Model EER adalah seluruh konsep model ER ditambah konsep-konsep dari subclass dan superclass, dan konsep-konsep yang berhubungan. Konsep model EER digunakan untuk merepresentasikan aplikasi dengan lebih lengkap dan lebih akurat. Dalam diagram ini kita mengenal istilah Is-A, yaitu hubungan antara general dan special. Selain itu juga, kita akan mengenal istilah disjoint dan overlap. Disjoin berarti sebuah entity hanya bisa menjadi anggota dari satu subclass, sedangkan overlap berarti sebuah entity dapat menjadi anggota lebih dari satu subclass.
contoh diagram disjoint

Subclass merepresentasikan entity yang sama dengan superclass, namun memiliki spesifik tertentu. Entity dalam subclass merupakan anggota superclass, namun tidak sebaliknya. Hubungan inilah yang bisa kita sebut Is-A relationship. Contohnya sebagai berikut. Entitas-entitas yang merupakan anggota dari entitas EMPLOYEE dikelompokkan menjadi secretary, engineer, manager, technician, salaried_employee, hourly_employee, dll. Himpunan entitas pada tiap-tiap group adalah subset entitas dari entitas EMPLOYEE, yang berarti bahwa setiap entitas yang merupakan anggota dari salah satu subgroup-subgroup ini adalah suatu employee juga. Tiap-tiap subgroup tadi adalah suatu subclass dari entity EMPLOYEE, dan entity EMPLOYEE disebut superclass untuk tiap-tiap subclass tersebut.

Spesialisasi adalah proses pemecahan entitas menjadi subclass beserta atribut-atributnya. Himpunan subclass tersebut membentuk spesialisasi berdasarkan beberapa sifat yang istimewa dari suatu entitas. Ada empat macam spesialisasi yaitu disjoint total, disjoint parsial, overlap total, dan overlap parsial. Total berarti setiap entity pada superclass menjadi anggota subclass. Dinyatakan dengan garis double (=). Parsial berarti ada entity pada superclass yang bukan merupakan anggota subclass manapun. Dinyatakan dengan garis tunggal (-).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar